Pengusaha Irsan Pribadi Kembali Dipolisikan Kasus Dugaan Kekerasan Anak

  • Bagikan
Chrisney didampingi Ketum Komnas PA Arist Merdeka Sirait, Kamis (13/1/2022) tunjukkan laporan polisi dugaan tindak pidana kekerasan anak dengan terlapor Irsan Pribadi di Polda Jatim (Sumber foto : Fajar Yudha Wardhana)

Surabaya – Perseteruan pasangan suami istri, The Irsan Pribadi Susanto dengan Chrisney Yuan Wang belum berakhir. Chrisney, panggilan karibnya, kembali melaporkan suaminya Irsan Pribadi ke Polda Jatim, Kamis (13/1/2022) tentang tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur sesuai nomor laporan polisi LP/B/26.01/1/2022 tanggal 13 Januari 2022.

Sebelumnya, di tahun 2021, Chrisney juga melaporkan Irsan Pribadi ke Polda Jatim tentang tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mana berkas perkara telah dinyatakan P-21 (sempurna) oleh Penuntut Umum dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Sebaliknya, Irsan Pribadi yang dikenal bos salah satu hotel bintang tiga dan klub bola basket di Surabaya ini melaporkan Chrisney ke Polrestabes Surabaya dengan tuduhan pencurian.

Tidak tanggung-tanggung, Chrisney sewaktu membuat pelaporan di Polda Jatim tentang tindak pidana kekerasan terhadap anak didampingi oleh Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait.

Chrisney seusai laporan menerangkan laporan polisi ini dia buat karena perbuatan suaminya Irsan Pribadi dinilai sudah keterlaluan. Ia memastikan buah hati perkawinannya dengan Irsan Pribadi yang menjadi korban dugaan kekerasan oleh ayahnya itu mengalami ketakutan dan trauma.

BACA JUGA:  Saksi dari Mulya Hadi Ungkap Cara Widowati Hartono Kuasai Objek Sengketa dan Dugaan SHGB “Bodong”

“Ketiga anak saya masih belum mau menerima ayahnya. Hal ini lantaran rasa trauma yang dialami oleh ketiganya setelah mendapat perlakuan kasar dari sang ayah. Itu anaknya sendiri yang ngomong,” ungkap Chrisney.

Sementara itu, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengakui ia yang menyarankan Chrisney untuk segera melapor atas kasus yang menimpa anaknya. Tapi karena harus menghadirkan anak sebagai korban sambung Arist, maka laporan polisi baru bisa hari ini.

“Laporan Polisi itu atas dasar penamparan oleh suami Chrisney kepada anak tertua yang berusia 13 tahun. Komnas PA menilai perbuatan Irsan Pribadi tersebut sudah merupakan kekerasan terhadap anak. Tadi sudah dibawa anaknya dan sudah divisum sebagai bukti petunjuk awal,” bebernya

  • Bagikan

Komentar