Site icon Madurapers

Disinyalir Proyek Pembangunan SDN 1 Desa Tellok Terhenti Tanpa Sebab, Ini Tanggapan Kadisdik Bangkalan

Pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Tellok, Kecamatan Galis, Bangkalan terlihat terhenti tanpa penjelasan yang jelas, (Sumber Foto : Madurapers,2024). 

Bangkalan – Kegiatan proyek pembangunan gedung baru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Desa Tellok, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur kembali dikeluhkan masyarakat dikarenakan pengerjaan terhenti beberapa Minggu, hingga saat ini, Sabtu (26/10/2024).

Diketahui, anggaran pembangunan gedung tersebut sebesar Rp 624.657.269 (enam ratus dua puluh empat juta enam ratus lima puluh tujuh ribu dua ratus enam sembilan rupiah) yang telah dialokasikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan untuk pembangunan proyek tersebut.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, bangunan sekolah tampak setengah jadi, dengan dinding yang sudah terpasang namun tanpa atap dan penyelesaian lainnya. Material bangunan masih berserakan di sekitar area konstruksi, dan hingga kini, pihak sekolah serta masyarakat belum menerima penjelasan resmi dari pihak terkait alasan pemberhentian pengerjaan bangunan tersebut.

Salahsatu guru di SDN 1 Desa Tellok yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keprihatinan atas pengerjaan proyek pembangunan yang tak kunjung diselesaikan. Padahal, menurutnya dengan anggaran Rp 624.657.269 tentu mencukupi untuk pembangunan gedung sekolah tanpa dihentikan dan terkesan membiarkan pengerjaan tanpa alasan yang jelas.

“Betul, pembangunan gedung sekolah SDN 1 Desa Tellok Galis terhenti dalam beberapa minggu terakhir ini. Saya harap cepat selesai supaya aktivitas belajar mengajar siswa dan guru berjalan maksimal seperti yang diharapkan siswa dan wali murid,” ungkap guru setempat pada media ini, Jumat (25/10/2024).

Menurutnya, dengan anggaran tersebut seharusnya cukup untuk menyelesaikan proyek sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan persepakatan bersama. Dalam hal ini, masyarakat berharap dinas pendidikan segera menindaklanjuti dan memastikan terhentinya pembangunan tersebuti, mengingat keterlambatan pengerjaan cukup memakan waktu, sehingga menghambat kegiatan belajar mengajar yang membutuhkan ruang belajar yang layak.

“Suapaya ini tidak menjadi fitnah di masyarakat, alangkah baiknya segera diselesaikan, mengingat kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan membutuhkan tempat yang layak,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bangkalan, Moh Yakub mengaku telah memanggil kontraktor pelaksana untuk memastikan kelanjutan proyek pembangunan gedung SDN 1 Desa Tellok tersebut.

“Jangan khawatir, saya sudah memanggil pihak kontraktor pelaksana pembangunan gedung proyek di SDN 1 Desa Tellok tersebut. Mengingat, masa kontraknya akan berakhir pada Desember 2024 ini. Pembangunan akan dilanjutkan dalam minggu ini,” jelas Yakub kepada media, Sabtu (26/10/2024).

Exit mobile version