Jadwal Terbaru Seleksi CPNS Sumenep, Ini Ketentuan dan Tata Tertibnya

(Sumber Foto: ilustrasi)

Sumenep – Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mengumumkan Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tahap dua, Senin (22/11/21) kemaren.

Dalam pengumuman tersebut, Jadwal SKB bagi CPNS dilaksanakan pada 29 November mendatang, bertempat di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Jl. Raya Lenteng, Aredake, Batuan.

Ketua Panitia Seleksi CPNS, Edy Rasiyadi menjelaskan, pengumuman itu dibuat sebagai tindak lanjut dari surat Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya.

Pihaknya menegaskan, peserta wajib memperhatikan detil lokasi dan waktu pelaksanaan SKB. Dokumen dan perlengkapan yang wajib dibawa peserta pada saat ujian SKB.

“Peserta wajib mencetak Kartu Peserta Ujian CPNS 2021 melalui akun masing-masing pada laman https://sscasn.bkn.go.id, dengan tinta warna (Kartu Peserta Ujian yang sah adalah Kartu yang dicetak setelah pengumuman ini disampaikan) ditunjukkan kepada panitia,” sebut Edy, Selasa (23/11/21).

Selain itu, lanjut Edy, bagi peserta tes tahap dua ini wajib melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, dengan menunjukkan bukti swab test PCR kurun waktu maksimal 3×24 jam, atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif yang pelaksanaannya wajib sebelum mengikuti SKB.

BACA JUGA:  Pragaan Sumenep, Terbanyak Penduduknya Jadi Pengemis

“Pelaksanaan swab antigen COVID-19 kepada peserta seleksi CPNS 2021 dilaksanakan secara gratis oleh Pemkab Sumenep melalui puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep”, tambahnya.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, peserta seleksi CPNS diwajibkan mengisi formulir Deklarasi Sehat yang terdapat dalam laman https://sscasn.bkn.go.id dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sebelum mengikuti ujian seleksi dan paling lambat pada H-1 sebelum ujian.

“Formulir yang telah diisi wajib dibawa pada saat pelaksanaan seleksi dan ditunjukkan kepada petugas sebelum dilakukan pemberian PIN registrasi,” lanjut Edy.

“Bagi peserta seleksi yang telah terkonfirmasi positif covid-19 dan sedang menjalani isolasi diwajibkan melapor kepada anitia, disertai bukti surat rekomendasi dokter dan/atau hasil swab PCR dan keterangan,” sambungnya.

Selain itu, Sekda Edy juga mengumumkan Tata Tertib Pelaksanaan SKD bagi peserta yang wajib hadir paling lambat 9O (sembilan puluh) menit sebelum seleksi dimulai untuk proses registrasi dan pemeriksaan kelengkapan dokumen pendaftaran peserta.

“Panitia memberikan PIN registrasi kepada peserta sebelum seleksi dimulai. Pemberian PIN Registrasi ditutup 5 (lima) menit sebelum jadwal seleksi dimulai. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta,” pungkasnya.

BACA JUGA:  PMII Jatim Nilai Aturan Pengeras Suara Cara Menjaga Kerukunan Umat Beragama

Tinggalkan Balasan