Penjelasan Indah itu disampaikan saat kunjungan kerja spesifik Komisi XI DPR RI ke Kawasan Berikat Mandiri, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (19/1/2023).
Politisi dari Fraksi PDI-Perjuangan ini menjelaskan, perusahaan tersebut menjadi salah satu perusahaan di Kawasan Berikat Mandiri yang mendapat insentif berupa kebijakan bebas bea import dan eksport.
Meski demikian, negara tidak hanya mampu memberikan kontribusi berupa devisa negara dari kegiatan perdagangan perusahaan tersebut, namun juga menyerap tenaga kerja yang notabene masyarakat sekitar.
Hingga pada akhirnya meningkatkan perekonomian keluarga masyarakat daerah tersebut. Bahkan, mampu memberikan motivasi kepada masyarakat sekitar.
“Kita mendukung seluruh kebijakan pemerintah, yang tentunya sebelum melakukan atau memutuskan sebuah kebijakan pasti sudah melakukan observasi dengan rapat-rapat kerja yang intensif dengan berbagai pakar atau ahli, sehingga dibuat keputusan yang lebih besar untuk negara. Dan hasilnya kita lihat sendiri, semua melebihi target,” pungkasnya.
