Ingin Ciptakan Kampung Batik, Pemdes Jatra Timur Ikuti Pelatihan Batik

Rahmatul Fawaiz mewakili Pemdes Jatra Timur menerima alat pembatik dari istri Bupati Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi, saat pembukaan pelatihan, Senin (07/06/2021).

Sampang – Pemerintah Desa (Pemdes) Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang mengikuti pelatihan teknis dasar pewarnaan batik yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) setempat di Hotel Panglima Jl. P.Sudirman IV, Rw. I, Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampanh.

Dengan mengikuti pelatihan tersebut, Pemdes Jatra Timur berkeinginan menciptakan kampung batik di desanya, Rabu (09/06/2021).

Wakil dari Pemdes Jatra Timur, Rahmatul Fawaiz saat di wawancarai awak media di tempat pelatihan, mengatakan Pemdes Jatra Timur sudah membentuk UKM batik yang diberi nama Sataretanan Batik.

“Semula nama UKM nya Riskuna Batik, karena nama tersebut sudah lebih dulu di daftarkan hak paten oleh orang kediri, maka di ganti bama Sataretanan Batik,” ucapnya.

Perempuan yang biasa di sapa Eva tersebut mengatakan, sudah ada beberapa pengrajin batik dari  Desa Jatra Timur, juga sudah ada tempat pemesanan bagi pelanggan.

“Harga batik di Desa kami bervariasi, mulai dari 120.000 sampai dengan jutaan, tergantung dari motif, kwalitas kain dan warna,” tuturnya.

BACA JUGA:  Swasembada Kedelai Janji Presiden tidak Terbukti

Eva mengatakan Pemdes Jatra Timur mempunyai rencana pengembangan batik. Tujuannya untuk membentuk kampung batik yang akan di kemas sebagai wisata.

“Selain itu, juga ada pengembangan SDM dalam pengelolaan dan pembuatan batik, agar selaras dengan batik khas Sampang yaitu batik ringkel,” paparnya.

Eva berharap kedepannya banyak pengrajin batik di Desa Jatra Timur dan bisa berkolaborasi dengan UKM Sataretan Batik, agar kedepan bisa lebih berkembang.

“Selama ini kita kekurangan pengrajin batik, maka ingin sekali di Desa Jatra Timur khsusnya di Kecamatan Banyuates ada pengrajin batik yang continue atau berkelanjutan,” pungkasnya.

Ditempat yang berbeda, Pj Kepala Desa (Kades) Jatra Timur Bambang Joko mengatakan, selesai pelatihan batik dari Sampang, kami punya program pengembangan batik di Desa. Agar nanti bisa menjadi kampung batik seperti yang kita harapkan.

“Tahun ini kami akan melaksanakan pelatihan batik di Desa,” Singkatnya.

Sekedar diketahui, Pemerintah Desa (Pemdes) Jatra Timur mengirim tujuh orang dalam mengikuti pelatihan teknis dasar pewarnaan batik, meliputi Rahmatul Fawaiz, Nasiyah, Hj Zainab, Ririn Irona, Nafisa Emiliya Salwah, Aisyah Fitriani Supa’i, Zulfatul Qoriah.

BACA JUGA:  Disperindag Sumenep Minta Pelaku UKM dan IKM Urus Legalisasi Produk

Tinggalkan Balasan