Pengacara Bos PT Pamengkang Jagad Raya Propertyndo Sebut Perkara Kliennya Ranah Perdata Bukan Pidana

Sidang Pembacaan Dakwaan dua bos PT Pamengkang Jagad Raya Propertyndo Choirul Anam dan Hariyanto berlangsung di ruang sidang Kartika-2 PN Surabaya (Sumber Foto : Fajar Yudha Wardhana)

Surabaya – Permasalahan penjualan tanah kavling di Dusun Bendungan, Kelurahan Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya antara PT Pamengkang Jagad Raya Property selaku penjual dengan beberapa pembelinya akhirnya harus berakhir di meja hijau. Dua bos PT Pamengkang Jagad Raya Propertyndo yaitu Choirul Anam sebagai Komisaris dan Hariyanto selaku Direktur menjadi Terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana penipuan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya atas laporan dari beberapa pembeli tanah kavling yang mereka jual di Polda Jatim.

Kedua bos perusahaan property itu menjalani sidang agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rahmawati Utami, SH., dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim di ruang sidang Kartika-2 PN Surabaya, Selasa (4/1/2022). JPU Rahmawati Utami, SH., mendakwa Choirul Anam dan Hariyanto dengan Pasal 378 KUHAP 378 KUHPidana Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Atas Dakwaan JPU tersebut, Aminullah, Penasihat Hukum (PH) dari Choirul Anam dan Hariyanto akan mengajukan eksepsi (keberatan). Majelis Hakim akhirnya memutuskan sidang pembacaan eksepsi akan dilanjutkan minggu depan, Selasa (11/1/2022).

BACA JUGA:  Oknum ASN Kecamatan Romokalisari Edarkan Sabu Jaringan Lapas Diringkus Polisi

Tinggalkan Balasan