Pengangguran di Pamekasan Naik

Pengangguran
Foto Ilustrasi Pengangguran (Sumber: CNBCIndonesia)

Pamekasan – Di bulan Agustus 2020 ternyata pengangguran di Kabupaten Pamekasan naik. Hal ini terungkap dalam data resmi BPS Pamekasan tahun 2021.

Menurut BPS Pamekasan, di bulan Agustus 2020 jumlah penduduk usia kerja mencapai 687.887 orang, angkatan kerja sebesar 480.278 orang, bukan angkatan kerja sebesar 207.690 orang.

Dari angkatan kerja 480.278 orang tersebut, orang yang bekerja sebanyak 463.506 orang dan orang yang menganggur sebanyak 16.772 orang. Persentasenya orang yang menganggur sebesar 3,49% dari jumlah angkatan kerja.

Dibandingkan dengan bulan Agustus 2019, angka pengangguran ini meningkat sebesar 1,17%. Hal karena pada Agustus 2019 dari jumlah angkatan kerja 455.857 orang yang menganggur sebesar 10.590 orang atau sebesar 2,32%.

Faktor penyebab meningkatnya pengangguran ini, menurut BPS Pamekasan karena pandemi Covid-19.

Karakteristik pengangguran di Pamekasan, dominan laki-laki dan lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) dan perguruan tinggi (universitas).

Menurut jenis kelaminnya, dari total angkatan kerja laki-laki yang menganggur mencapai 3,95% dan perempuan hanya sebesar 2,92%.

BACA JUGA:  Sebaran Covid-19 di Sumenep Masuk Level 2, Begini Kata Kadinkes dan KB

Berdasarkan tingkat pendidikannya, lulusan SMU yang menganggur mencapai 32% dan sisanya lulusannya pendidikan lain.

Hal yang juga menarik, ternyata lulusan perguruan tinggi penganggurannya cukup tinggi. Dari 16.772 orang yang menganggur di Pamekasan 21% nya dari orang yang lulusan perguruan tinggi.

Dengan demikian, pengangguran di Pamekasan per bulan Agustus 2020 didominasi laki-laki dan lulusan SMU dan perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan