Polres Sumenep Bubarkan Konvoi Pendukung Kades

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti. (Sumber Foto: Fauzi)

Sumenep – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumenep siagakan sebanyak 350 personel pada pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 dan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada Kamis (16/12/21).

Pelantikan yang dipusatkan di Pendopo Keraton Sumenep itu, diketahui berlangsung sejak pukul 09.00 WIB dengan penjagaan yang cukup ketat oleh pihak kepolisian.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti mengatakan sebanyak 350 personelnya ditempatkan di sejumlah titik pengamanan menuju tempat pelantikan Kades Terpilih dan PAW.

“Atensi masyarakat terhadap pesta demokrasi di tingkat desa sangat luar biasa. Makanya kita siagakan banyak personil,” katanya Kamis (16/12/21).

Selain itu, pihaknya mengutarakan guna menghadapi para pendukung dari para calon kepala desa yang melakukan euforia kemenangan kepala desa yang menang saat ini.

“Jadi kita sudah menyiagakan personil untuk antisipasi euforia pendukung kades yang dilantik,” paparnya.

Polwan yang akrab disapa Bu Widi itu juga menyampaikan beberapa temuan sejumlah masyarakat yang melakukan konvoi atas dilantiknya Kades yang didukung sebelumnya.

BACA JUGA:  Lakalantas Kembali Terjadi di Nambakor Sumenep, 2 Orang Luka-luka

Sejumlah tempat yang berhasil dibubarkan oleh pihak kepolisian antara lain, di Manding, Batuputih, arah menuju Kalianget depan Gereja Maria Karmel, Lingkar Utara dan lingkar barat.

“Sudah dilakukan pembubaran dan diminta putar balikkan massa konvoi. Jadi semua arah menuju pendopo sudah ada personel untuk melakukan penyekatan,” tegas Widi.

Menurutnya, sebelum dilakukan pelantikan dari Polsek setempat sudah meminta surat kesanggupan dari kepala Desa untuk tidak melakukan arak-arakan dan konvoi.

“Karena Sumenep masih masuk pada PPKM level 3, maka jauh hari sebelum pelantikan dilaksanakan pihak Kapala terpilih diminta tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan,” tuturnya.

“Mereka sudah sanggup, di surat pernyataan yang bermaterai mereka akan dilakukan tegas oleh aparat di lapangan,” sambungnya.

Bahkan pihaknya juga melakukan pembubaran massa yang ada di Taman Adipura Sumenep yang tak jauh dari tempat pelaksanaan pelantikan Pilkades.

“Pasukan Joko tole itu melakukan pengamanan dan pemantauan terjadinya kerumunan. Mereka membubarkan kerumunan itu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan