Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menyatakan, partainya menolak wacana menunda Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan memperpanjang masa jabatan presiden, Selasa (8/3/2022).
Dilansir dari laman DPP PPP, Arwani menegaskan, PPP memilih untuk tetap mengikuti amanat konstitusi dan menuntaskan semangat reformasi.
“PPP seperti apa, ya PPP akan tentu memilih kita menjalankan amanat konstitusi, PPP akan memilih mengawal amanat reformasi untuk spirit reformasi itu harus kita tuntaskan,” kata Arwani.
Pemaparan Arwani tersebut disampaikan dalam acara rilis survei Lembaga Survei Indonesia (LSI, red.), Kamis (3/3/2022).
Arwani menilai bahwa isu penundaan Pemilu 2024 muncul tiba-tiba. Hal ini karena sebelumnya DPR RI bersama Pemerintah dan Penyelenggara Pemilu sudah membahas jadwal pelaksanaan Pemilu 2024.
Menurut Arwani, wacana penundaan Pemilu 2024 juga tidak bisa disamakan dengan penundaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lalu akibat pandemi COVID-19.
