Pria Asal Sidoarjo Diringkus Satresnarkoba Sumenep

Tersangka Kasus penyalahgunaan narkoba di Sumenep. (Sumber Foto: Humas Polres Sumenep).

Sumenep – Membuka lembaran tahun baru 2022, Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba), Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ungkap kasus penyalahgunaan narkotika berjenis sabu-sabu.

Informasi yang dihimpun oleh jurnalis madurapers.com, pihak kepolisian berhasil meringkus salah satu warga yang menyalahgunakan narkotika berjenis sabu-sabu di Dusun Bondak, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapekan Sumenep, pada Sabtu (1/1/22) sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan keterangan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sumenep, AKP Widiarti mengungkapkan kronologi penangkapan, berawal dari Informasi dari masyarakat, bahwa di salah satu rumah warga Dusun Bondak, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapekan Sumenep sering dijadikan transaksi narkotika jenis sabu.

Dari informasi itu, anggota Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Dungkek Sumenep melakukan lidik secara intensif kegiatan yang diduga menjadi tempat transaksi.

“Setelah mendapat informasi petugas langsung melakukan penggerebekan dan sekaligus penangkapan terhadap tersangka,” kata Polwan yang disapa Widi dalam rilisnya, Sabtu (1/1/22).

Hasil dari penggerebekan di rumah tersebut, kepolisian berhasil meringkus Sunandar Priyo Handoko bin Selamet (40), Pria yang beralamat lengkap Desa Kedung Cangkring RT.013/RW.06 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

BACA JUGA:  Polisi Berhasil Pecahkan Kasus Pembunuhan Bos Air Isi Ulang Manukan Tama

“Jadi, tersangka adalah orang Sidiorjo yang tinggal di Dusun Bondak, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapekan Sumenep,” jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan, selain meringkus tersangka juga berharap mengamankan sejumlah barang bukti berupa, 1 (satu) poket/kantong plastik kecil berisi narkotika jenis sabu seberat kotor ± 0,50 gram yang disimpan di saku belakang celana jeans tersangka.

“Setelah ditunjukkan barang bukti itu, tersangka mengakui bahwa barang bukti adalah miliknya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Widi, selain barang bukti tersebut, juga disita barang bukti lain berupa, 1 (satu) buah smartphone merk Vivotype Y12s berwarna graciel blue yang digunakan tersangka untuk transaksi sabu.

“Selanjutnya terlapor berikut barang buktinya, dibawa ke Polsek Sapeken lalu ke Polres Sumenep untuk dilakukan peyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Saat ini, tersangka terjerat Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Tinggalkan Balasan