Surabaya – Musim Giling Tahun 2022 ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menargetkan menggiling tebu sejumlah 4,2 juta ton dengan total produksi gula 340 ribu ton, Kamis (14/4/2022).
Berbagai upaya dilakukan untuk mencapai target di sisi on farm tersebut, mulai dari pembentukan kluster pabrik gula, perluasan Tebu Sendiri (TS), Pengamanan Tebu Asli Daerah (TAD), hingga peningkatan produktivitas tebu dan rendemen.
Upaya pertama adalah pembentukan kluster pabrik gula (PG) berdasarkan wilayah kerjanya, yaitu Kluster Delta dan Kluster Dhoho. Kluster Delta ini terdiri dari PG Kremboong Sidoarjo, PG Gempolkrep Mojokerto, PG Djombang Baru dan PG Tjoekir Jombang.
Nantinya jumlah tebu yang digiling oleh Kluster Delta mencapai 1,7 Juta Ton. Sedangkan untuk Kluster Dhoho yang terdiri dari PG Lestari Nganjuk, PG Meritjan Kediri, PG Pesantren Baru Kediri, PG Ngadiredjo Kediri, dan PG Modjopanggoong Tulungagung akan menggiling tebu sejumlah 2,5 Juta Ton.
Upaya pembentukan kluster ini nantinya akan membuat masing-masing wilayah lebih fokus untuk memperoleh pasok BBT dan meningkatkan sinergi antar pabrik gula sesaudara. Kedua, adalah dengan perluasan TS melalui Agroforestry, Kerjasama Usaha, dan Sewa Lahan.
