Sejumlah Tempat di Sumenep yang Ditutup Saat Malam Tahun Baru, Ini Titik-titiknya

Panflet rekayasa arus lalu lintas menuju pusat kota Sumenep pada malam tahun baru 2022. (Sumber Foto: Polres Sumenep)

Sumenep – Menjelang malam pergantian tahun baru 2022, Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berlakukan penutupan akses masuk ke jantung kota.

Informasi yang dihimpun oleh jurnalis madurapers.com, ada 7 (tujuh) titik yang akan dilakukan penyekatan dan penjagaan ketat oleh petugas gabungan yang terdiri dari anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi.

Di antaranya, petugas gabungan akan menjaga ketat di simpang 4 Kota, pintu masuk utara lapangan Gotong Royong, simpang 3 belakang Mall Pelayanan Publik (MPP), dan simpang 3 MPP.

Selain itu, petugas gabungan akan melakukan penjagaan di simpang 3 koperasi Komando Distrik Militer (Kodim) 0827, simpang 4 selatan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Searah (DPRD) dan simpang 4 Hotel Wijaya.

Kepala Satuan (Kasat) Lalulintas Polres Sumenep, AKP Lamudji menjelaskan, penutupan akses ke kawasan Kota akan ditutup mulai Jumat sore (31/12/2021) pukul 17.00 WIB hingga Sabtu dini hari (1/1/2022) pukul 02.00 WIB dini hari.

“Seluruh akses menuju jantung Kota akan ditutup total. Kita akan alihkan sejak Jumat sore hari hingga Sabtu dini hari,” katanya pada jurnalis madurapers.com, Senin (27/12/21).

BACA JUGA:  Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat, Camat Kota Sumenep: Saya Tidak Tahu

Pihaknya juga menuturkan, kebijakan ini berdasarkan Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021, Tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada Nataru 2021 khususnya Diktum ke-1 huruf H, yakni menutup semua alun-alun pada tanggal 31 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022.

Selain aturan tersebut, lanjut Lamuji, pada pergantian tahun 2022, Sumenep masih dalam Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“PPKM level 3 ini, masyarakat tidak diperbolehkan untuk menggelar kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan, apalagi pada saat malam pergantian tahun 2022,” tegasnya.

Dirinya mengaku, pada saat malam pergantian tahun sebelum pandemi, biasanya masyarakat banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Bahkan tidak jarang masyarakat hilir mudik masuk dan keluar kota.

“Karen sekarang pandemi, makanya sejumlah ruas jalan akan dilakukan penyekatan oleh petugas khusus akses masuk ke kawasan kota Sumenep,” tendasnya.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi mobilitas ke luar kota pada saat malam pergantian tahun 2022.

Tinggalkan Balasan