Tabungan Qurban BPRS Bhakti Sumekar, Solusi Ringan Sambut Iduladha

Admin
Pamflet Tabungan Qurban BPRS Bhakti Sumekar
Pamflet Tabungan Qurban BPRS Bhakti Sumekar. (Sumber Foto: Istimewa).

Sumenep – Menyambut momentum Iduladha 2026 mendatang, BPRS Bhakti Sumekar mengajak masyarakat mempersiapkan ibadah qurban sejak jauh hari melalui program Tabungan Qurban.

Program ini dirancang sebagai solusi perencanaan keuangan yang lebih terstruktur bagi warga yang ingin berqurban tanpa harus terbebani biaya besar secara mendadak menjelang hari raya.

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Hairil Fajar, BUMD milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan keuangan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Hairil Fajar menegaskan, Tabungan Qurban merupakan bagian dari misi perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mempermudah masyarakat menjalankan ibadah.

“Kami ingin masyarakat Sumenep bisa merencanakan ibadah qurban dengan lebih tenang dan terukur. Jangan sampai niat berqurban terhambat karena persoalan kesiapan dana di saat-saat terakhir,” ujarnya, Kamis (05/03/2026).

Menurutnya, konsep setoran bertahap menjadi solusi realistis bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.

“Dengan menabung sedikit demi sedikit sesuai kemampuan, insyaallah beban terasa ringan. Ini bukan soal besar kecilnya nominal, tetapi konsistensi dan niat yang dijaga sejak awal,” tambahnya.

Tabungan Qurban juga mendorong nasabah membangun kebiasaan menabung secara disiplin sebagai bagian dari persiapan ibadah tahunan umat Islam.

Melalui skema setoran fleksibel, masyarakat dapat menentukan target dan jangka waktu sesuai rencana pelaksanaan qurban.

Hairil juga menekankan bahwa keamanan dana menjadi prioritas utama lembaganya.

“Dana nasabah dikelola secara profesional dan sesuai prinsip syariah. Selain itu, simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar sesuai ketentuan yang berlaku. Jadi masyarakat tidak perlu ragu,” tegasnya.

Selain proses pembukaan rekening yang sederhana dan sistem bagi hasil yang kompetitif, program ini diharapkan mampu membangun budaya literasi dan perencanaan keuangan syariah di Kabupaten Sumenep.

“Kami berharap Tabungan Qurban ini tidak hanya membantu masyarakat menunaikan ibadah, tetapi juga membentuk kebiasaan finansial yang sehat dan berkelanjutan,” pungkas Hairil.

Penulis: FauziEditor: Anaf