Terjadi Ledakan dari dalam Mobil Kijang di SPBU Sumenep

Proses pemadaman api akibat ledakan dari dalam mobil di SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa 10 Agustus 2021. (Istimewa)

Sumenep – Sebuah telepon pintar alias smartphone meledak di sebuah mobil Kijang LGX dengan nomor polisi L 1763 YB, saat pemiliknya mengisi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Selasa kemarin (10/08/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

Peristiwa ini sempat menghebohkan warga setempat dan pelintas jalan, sehingga mereka mengabadikan insiden tersebut berbentuk video. Pada rekaman video amatir itu terdapat mobil penuh kabut asap yang dihampiri beberapa petugas SPBU dengan membawa alat pemadam kebakaran.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, melalui rilis laporannya membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada saat Roli Purna Irawan (30), warga Desa Baban, Kecamatan Gapura, Sumenep, datang ke SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, untuk mengisi BBM mobilnya.

Setelah selesai mengisi BBM, lalu Roli membuka pintu mobil dengan maksud ingin membayar dan tiba-tiba smartphone milik dia yang kebetulan berada di atas dashboard mobilnya meledak.

BACA JUGA:  Diduga Mengantuk Saat Mengendarai Motor, Pria Asal Sumenep Tewas

“Ledakan itu diduga diakibatkan oleh handphone milik Roli Purna Irawan yang diletakkan di dashboard depan sebelah kiri pengemudi, yang kebetulan dalam keadaan aktif dan ada panggilan masuk,” ungkap Widiarti, Rabu (11/08/2021).

Akibat ledakan tersebut, Roli mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, serta mobil miliknya juga mengalami kerusakan pada bagian kaca.

“Korban mengalami luka bakar pada bagian pipi kanan dan kiri, pada lengan kanan dan kiri di bawah siku, pada kaki kanan dan kiri di bawah lutut dan terdapat kerusakan pada kaca pintu depan samping kanan dan kiri, serta kaca pintu tengah bagian sebelah kiri dalam keadaan pecah,” tambahnya.

Mengetahui kejadian ledakan tersebut, petugas SPBU segera melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam kebakaran (Apar) sederhana, serta korban segera dievakuasi ke puskesmas terdekat.

“Korban dibawa ke Puskesmas Pamolokan untuk mendapatkan pertolongan,” pungkas Widiarti.

Menurut Widiarti, ledakan tersebut mengakibatkan kerugia sebesar RP 5 juta.

 

Tinggalkan Balasan