Tidak Lolos Verifikasi Calon Ketua Kopri Karena Rekom Dicabut, Zahra Merasa Dipermalukan

Bangkalan – Ajang Konferensi Cabang (Konfercab) PMII Cabang Bangkalan menjadi perbincangan hangat setelah calon ketua Kopri atas nama Zahra dinyatakan tidak lolos verifikasi.

Menurut keterangan Zahra, ia dinyatakan tidak lolos verifikasi calon dikarenakan surat rekomendasinya dicabut.

“Saya sangat merpertanyakan ketika saya tidak lolos gara-gara rekom saya dicabut secara sepihak”, Ujar Zahra salah satu calon ketua kopri PMII cabang Bangkalan

Zahra mengaku kecewa dengan tindakan Ketua Umum komisariat STKIP Bangkalan yang mencabut surat rekomendasinya setelah sebelumnya surat tersebut sudah dikeluarkan dan menyetujui dirinya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Kopri PMII Cabang Bangkalan.

“Ini ada apa, kok bisa terjadi seperti ini, ketua komisariat sudah menyetujui saya untuk mencalonkan diri sebagai ketua Kopri Cabang Bangkalan tapi tiba-tiba dicabut tanpa sepengetahuan saya,” tuturnya.

Disamping itu, Zahra juga sudah menyampaikan sebelumnya ke ketua komisariat STKIP perihal niatnya untuk mencalonkan diri menjadi kandidat ketua Kopri Cabang Bangkalan dan meminta rekomendasi secara baik-baik.

“Saya sudah pamit baik-baik untuk mencalonkan diri, ketum merestui dan memberikan surat rekom, ke senior juga sudah pamit dan juga direstui kok, tapi kok dicabut sepihak. Atas kejadian ini bisa saja ketum komisariat STKIP saya proses secara hukum atas dasar pencemaran nama baik karena sudah mempermalukan saya secara peribadi di depan publik atas rekom yang telah di cabutnya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada saya”, ucap Zahra.

BACA JUGA:  Klaim Pemkab Disetujui Pembukaan Sampah Kembali, Dibantah Masyarakat Socah

Zahra juga meminta kepada pihak steering commitee (SC) untuk bersikap tegas dan tidak mengambil keputusan secara sepihak.

“Saya meminta pihak SC untuk tegas dalam menyikapi hal ini karena pencabutan surat rekom ini dilakukan sepihak oleh ketua komisariat STKIP dan ketua kopri nya tanpa memberitahukan terlebih dahulu kepada saya, harusnya SC punya aturan kalau berkas sudah masuk gak boleh dicabut lagi dong,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan