Toko dan Rumah di Kangayan Sumenep Terbakar, Kerugian Capai 700 Juta

Kondisi toko dan rumah milik Sunaliya yang hangus dilahap si jago merah. (Sumber Foto: Humas Polres Sumenep)

Sumenep – Sebuah toko dan rumah di Dusun Buton, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hangus dilahap si jago merah, pada Sabtu, (8/1/22) sekitar pukul 22.00 WIB malam hari.

Informasi yang dihimpun oleh jurnalis madurapers.com, pemilik toko dan rumah yang terbakar adalah Sunaliya (40), warga Dusun Buton, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan Sumenep.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya mengungkapkan kronologi awal kejadian sebelum api melahap habis toko dan rumah, berikut juga isinya.

“Berdasarkan keterangan dari saksi saat kejadian, pemilik toko sedang menuangkan bensin yang ada di dalam drum ke sebuah curigen dengan menggunakan selang,” ungkapnya kepada media ini, Minggu (9/1/22).

Diketahui, posisi korban saat sedang menuangkan bensin berada di samping toko yang berdampingan dengan rumah milik Sunaliya (40), tepatnya di depan rumahnya.

Tak berselang lama kemudian, lanjut polwan yang akrab disapa Bu Widi itu, datang salah satu warga setempat dengan maksud membeli membeli barang di toko milik Sunaliya.

BACA JUGA:  Gagal Realisasikan 2 Pembangunan Pasar Tradisional, GPDR Gruduk Kantor Disperindag Sumenep

“Karena ada pelanggan, Sunaliya (40) seketika itu meninggalkan selang bensin yang diisinya. Sehingga bensin yang mengalir ke curigen tumpah dengan sendirinya sampai bensin mengalir ke halaman depan rumahnya,” ungkapnya.

Tanpa disadari oleh korban, pihaknya mengaku di depan rumah korban secara kebetulan terdapat api yang digunakan membakar tumpukan sampah yang letaknya tidak jauh dengan posisi drum yg berisi bensin.

Kemudian, lanjut Widi, bensin yang tumpah tersebut mengenai api yang kebetulan membakar sampah di halaman depan rumah dan dekat toko milik Sunaliya (40).

“Nah, drum yang berisi bensin tersebut terbakar dan meledak. Tumpahan bensin yang terbakar, apinya menjalar mengenai toko dan rumah korban,” paparnya.

Akibat kejadian tersebut, Mantan Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota itu, mengaku saat kejadian kebakaran tidak ada korban jiwa. Namun toko dan rumah milik korban hangus terbakar, berikut juga dengan seluruh isi toko maupun seluruh isi rumah.

“Toko dan rumah milik korban ludes terbakar. Bahkan isi toko dan rumah tidak ada yang bisa tertolong,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Surat Disdik Sumenep Diduga Plagiat, Praktisi Hukum Tuding Plt Kadisdik Ceroboh

“Karena gak barang yang sempat diselamatkan, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah ),” sambungnya.

Sedangkan saksi mata pada saat kejadian kebakaran yang menghanguskan toko dan rumah milik Sunaliya itu, antara lain adalah Jatim (35), Ady Orayetno (30), dan Surahman (45). Ketiganya warga Dusun Buton, Desa Torjek, Kecamatan Kangayan Sumenep.

Tinggalkan Balasan