Surabaya – Pemkot Surabaya terus berbenah melakukan perbaikan jalan. Selama ini, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) melakukan pemeliharaan jalan di Surabaya dengan cara overlay (perbaikan skala besar) dan tambal sulam, Jumat (24/2/2023).
Melansir dari Pemkot Surabaya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, panjang jalan dalam kondisi baik semakin meningkat. Menurut dia, semakin baiknya kondisi panjang jalan di Surabaya berkat kerjasama antara RT, RW, dan LPMK, yang memberikan masukan.
“Karena pemerintah tidak bisa menjadi sempurna. Tapi yang perlu diingat, ketika ada jalan yang di dalam perumahan atau rumah, yang salurannya hanya 20 centimeter, kami minta untuk mengubah jadi 60 centimeter,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (23/2/2022).
Wali Kota Eri tak ingin warga Surabaya mementingkan diri sendiri dalam membangun kota ini. Akan tetapi ia ingin dalam membangun kota ini dengan cara gotong royong, sehingga guyub rukun.
Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi menyebutkan, di tahun 2023 ingin menguatkan RT, RW, LPMK agar jalan di Surabaya selalu dalam kondisi baik. Oleh karena itu, melalui grup forum Forkopimcam akan menyampaikan, setiap warga wajib membuat saluran.
“Nah nanti setiap warga kami minta untuk membuat saluran, tapi juga kami bantu dengan anggaran kita. Sehingga ke depannya warga itu akan ada rasa memiliki,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto menjelaskan, di tahun 2022 panjang jalan dalam kondisi di Kota Surabaya total ada 1699.950 kilometer.
Sedangkan jalan dalam kondisi baik di Surabaya total mencapai 1692.194 kilometer.