“Dengan pertimbangan tersebut, maka lokasi penyambutan kami pindahkan ke Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan,” jelasnya.
Sebelum tiba di Pamekasan, Valen dijadwalkan lebih dahulu disambut oleh Gubernur Jawa Timur di Surabaya. Setelah itu, ia akan melanjutkan perjalanan ke Pamekasan dengan agenda singgah di kediaman Haji Her, menuju Pendopo Ronggo Sukowati, lalu bersama-sama bergerak ke stadion.
“Nanti bisa ada yel-yel secukupnya, lalu diarahkan duduk sesuai kelompok. Acara dibuka dengan Al-Fatihah, pembacaan Al-Qur’an, dan sambutan. Jika Valen ingin bernyanyi, dipersilakan, tetapi lagu yang menyentuh jiwa,” imbuh Kholilurrahman.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa seluruh konsep penyambutan tersebut masih akan dimatangkan melalui rapat lanjutan.
Ia menekankan bahwa kepulangan Valen harus menjadi momentum kebanggaan masyarakat Pamekasan tanpa mengabaikan ketertiban sosial dan nilai kearifan lokal.
“Silakan datang dan menyambut, tetapi tetap menjaga kearifan lokal Pamekasan. Jangan euforia berlebihan,” pungkasnya.
