Diduga Bandar Narkoba di Camplong Ditangkap, Polres Sampang Pilih Bungkam

Admin
Ilustrasi
Ilustrasi

Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, juga belum memberikan penjelasan substantif. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, AKP Eko hanya meminta waktu tanpa membeberkan detail penangkapan.

“Waalaikum salam. Nggih… mohon waktu,” tulisnya singkat.

Sikap irit bicara aparat penegak hukum tersebut memunculkan tanda tanya di kalangan warga dan pemerhati isu narkotika.

Pasalnya, peredaran narkoba di Kabupaten Sampang selama ini menjadi persoalan serius yang meresahkan masyarakat.

Seorang warga Desa Rabasan yang mengaku menyaksikan langsung proses penangkapan membenarkan adanya pengamanan tersebut.

“Warga sempat kaget karena tiba-tiba ada polisi datang. Dua orang langsung dibawa. Katanya salah satunya bandar, tapi tidak ada penjelasan resmi ke warga,” ungkapnya.

Hingga kini, publik masih menunggu transparansi aparat penegak hukum terkait kasus tersebut. Madurapers akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan kepada Polres Sampang guna memperoleh keterangan resmi, utuh, dan berimbang.