Doa Bersama Anak Yatim, Cara JMSI Jatim Sambut Hari Pers Nasional 2026

Admin
Potret pengurus JMSI Jatim saat menggelar doa bersama di Rumah Anak Yatim Historia Yatama, Waru, Sidoarjo, Kamis (08/01/2026) kemarin
Potret pengurus JMSI Jatim saat menggelar doa bersama di Rumah Anak Yatim Historia Yatama, Waru, Sidoarjo, Kamis (08/01/2026) kemarin. (Sumber Foto: Istimewa).

Surabaya — Mengawali tahun baru 2026 sekaligus menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jawa Timur menggelar doa bersama di Rumah Anak Yatim Historia Yatama, Waru, Sidoarjo, Kamis (08/01/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi spiritual bagi insan pers yang tergabung dalam JMSI Jatim, sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.

Ketua JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, menegaskan bahwa doa memiliki peran penting dalam setiap ikhtiar manusia, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Doa menjadi sangat penting, karena kita memang berusaha bekerja, tetapi dunia beserta isinya ini milik Allah SWT yang mengatur dan menentukan segalanya,” ujar Syaiful Anam.

Doa bersama dipimpin langsung oleh pengasuh rumah yatim, Hj. Nur Babul Jannah, dan diikuti puluhan anak asuh. Mereka memanjatkan doa agar JMSI, para wartawan, dan seluruh insan pers senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah profesi.

“Mudah-mudahan keluarga besar JMSI, para wartawan, dan kita semua selalu berada dalam petunjuk serta pertolongan Allah SWT,” tutur Hj. Babul Jannah.

Dalam tausiyah singkatnya, disampaikan pula filosofi kekuatan dalam ajaran Islam. Mulai dari gunung yang kuat namun dapat dihancurkan besi, besi yang dilelehkan api, api yang dipadamkan air, air yang digerakkan angin, hingga angin yang disebut paling kuat di muka bumi.

Namun, semua kekuatan tersebut pada akhirnya dapat dikendalikan oleh kekuatan tertinggi, yakni doa kepada Allah SWT yang disertai amal saleh dan keikhlasan.