Empedokles adalah seorang filsuf Yunani Kuno yang terkenal dengan teori empat unsur dasar. Ia dikenal sebagai pemikir yang mencoba memahami asal-usul kehidupan dan alam semesta.
Nama lengkapnya adalah Empedokles dari Akragas, yang sekarang dikenal sebagai Agrigento di Sisilia. Ia hidup pada abad ke-5 SM, sekitar tahun 494–434 SM.
Ia lahir di kota Akragas, salah satu kota kaya di Yunani Kuno. Ia meninggal di tempat yang tidak pasti, namun banyak legenda menyebutkan bahwa ia menghilang secara misterius.
Ayahnya bernama Meton, seorang tokoh politik terkenal di Akragas. Ada juga yang mengatakan ayahnya Axainetos dari Akragas. Sayangnya, tidak banyak informasi yang diketahui tentang ibunya.
Sebagai seorang filsuf, Empedokles mengembangkan teori bahwa semua benda terdiri dari empat unsur dasar. Keempat unsur itu adalah tanah, air, udara, dan api.
Ia juga percaya bahwa dua kekuatan, yaitu cinta dan pertikaian, mengatur perubahan di alam. Cinta menyatukan unsur-unsur, sementara pertikaian memisahkannya.
Pemikirannya berusaha menjelaskan bagaimana dunia berubah dan berkembang. Ia mencoba menggabungkan pandangan filsafat dengan ilmu alam.
Empedokles juga berkontribusi dalam bidang kedokteran dan memahami proses kehidupan. Ia percaya bahwa manusia berasal dari bentuk kehidupan yang lebih sederhana.
Karyanya yang paling terkenal adalah “Peri Physeos (On Nature)” atau “Perihal Alam”. Buku ini menjelaskan gagasannya tentang unsur-unsur dan perubahan alam.
Selain itu, ia juga menulis “Katharmoi (Purifications)” atau “Pemurnian”, yang membahas tentang jiwa dan ajaran moral. Karya-karyanya berpengaruh dalam filsafat dan ilmu pengetahuan.