Kasus Omicron di Surabaya Meningkat, Kapolrestabes Turun ke Pasar Tradisional

Anak usia dini di pasar PPI Jalan Gresik tidak luput diperhatikan oleh Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dengan memberikan masker (Sumber Foto : Humas Polrestabes Surabaya)

Surabaya – Seiring lonjakan kasus terkonfirmasi COVID-19 varian baru jenis Omicron di Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya kembali menggelorakan program sosialisasi ketaatan protokol kesehatan (prokes) di setiap keramaian, khususnya di pasar tradisional.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan memerintahkan jajarannya, baik dari Pejabat Utama (PJU) hingga Polsek jajaran untuk melaksanakan kegiatan serupa guna mengatisipasi penyebaran virus Omicron.

Melihat lonjakan kasus Omicron di Surabaya, Ndan Yusep, panggilan karibnya berpendapat artinya virus ini masih ada dan berkeliaran di sekitar kita.

“Maka dari itu, kita harus tetap waspada dan tidak boleh lengah dengan prokes, terutama penggunaan masker,” pesan Ndan Yusep saat memberikan himbauan di pasar PPI Jalan Gresik, Kota Surabaya, Rabu (2/2/2022).

Selain itu, Kapolrestabes Surabaya juga membagikan masker kepada masyarakat, baik pengunjung maupun pedagang yang berada di pasar PPI Surabaya.

Kegiatan serupa menurut Ndan Yusep juga dilakukan oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polrestabes Surabaya yang disebar sejumlah pasar tradisional wilayah Surabaya.

Tidak terkecuali, Kabag SDM Polrestabes Surabaya AKBP Sri Andriyany juga melaksanakan hal yang sama di Pasar Kembang, Tegalsari Surabaya bersama sejumlah personilnya dengan sasaran pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker ataupun menggunakan masker, tetapi tidak layak pakai.

Kegiatan tersebut papar AKBP Sri Andriyany ini pihaknya lakukan sesuai petunjuk Kapolrestabes Surabaya mengingat kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 di wilayah Surabaya yang cenderung naik.

“Adapun sasarannya, ibu-ibu yang sedang berbelanja. Tidak pakai masker atau penggunaan maskernya tidak benar dan tidak layak pakai” pungkas Perwira Menengah Polwan dengan dua melati di pundak ini.

Tinggalkan Balasan

error:

Eksplorasi konten lain dari Madurapers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca