“Bantuan ini bukan semata-mata dari saya pribadi, tetapi merupakan wujud kepedulian orang Madura terhadap saudara-saudara kita di Aceh. Ketika saudara kita sakit, kita juga ikut merasakan sakit,” ujar H. Her.
Ia menegaskan bahwa gerakan Madura Peduli Aceh lahir dari semangat solidaritas, empati, dan persaudaraan antar sesama anak bangsa, tanpa melihat sekat geografis maupun latar belakang.
Pengiriman tujuh mobil boks bantuan tersebut diharapkan dapat segera tiba dan dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh.
Lebih dari sekadar bantuan logistik, aksi ini menjadi simbol kuat kepedulian sosial dan persatuan nasional, di mana masyarakat Madura menunjukkan komitmen nyata untuk hadir di saat saudara sebangsanya membutuhkan.
