Polisi Benarkan Penangkapan Terduga Pelaku Jambret Maut di Pamekasan

Admin
Markas kepolisian resor (Mapolres) Pamekasan
Markas kepolisian resor (Mapolres) Pamekasan, (Foto: Istimewa).

“Kabarnya pelaku itu menjabat sebagai kepala dusun di Desa Tlagah. Tapi lebih pastinya silakan konfirmasi ke pemerintah desa setempat,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Tlagah, Ayyub, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengaku belum dapat memberikan keterangan pasti terkait informasi tersebut. Ia berdalih tengah dalam kondisi sakit pascaoperasi.

“Saya masih sakit, Pak. Saat ini pemerintahan desa masih dijalankan oleh sekretaris desa,” kata Ayyub.

Ayyub juga enggan memastikan apakah terduga pelaku yang ditangkap polisi merupakan aparat desanya. Ia meminta waktu untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

“Saya belum tahu pasti. Nama itu kan bisa saja sama dengan orang lain. Saya harus memastikan dulu. Apalagi kondisi saya masih dalam masa pemulihan,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus penjambretan di Dusun Beltok, Desa Plakpak, berujung tragedi yang menimpa satu keluarga.

Korban saat itu berboncengan menggunakan satu sepeda motor bersama anak dan cucunya. Aksi penjambretan diduga menyebabkan benturan keras yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hingga kini, kepolisian menegaskan proses penyidikan masih berjalan dan meminta masyarakat menunggu hasil resmi penyelidikan serta rilis kepolisian untuk memastikan fakta hukum secara utuh.