Polres Bangkalan Buru Otak Insiden Pembacokan

Korban meninggal dunia dan luka-luka pembacokan, Rabu (5/4/2023) siang karena masalah Pilkades di Desa Bator (Dok. Madurapers, 2023)
Korban meninggal dunia dan luka-luka pembacokan, Rabu (5/4/2023) siang karena masalah Pilkades di Desa Bator (Dok. Madurapers, 2023)

Bangkalan – Pilkades di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, menelan 3 (tiga) korban. Satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka akibat dibacok pihak pendukung lawan Pilkades, Kamis (6/4/2023).

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Bangkit Dananjaya, S.I.K., M.A., yang turun langsung ke TKP pada Rabu siang membeberkan peristiwa tersebut, bahwa pembacokan terjadi akibat konflik Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) di Desa Bator, Kecamatan Klampis.

Foto kejadian pembacokan motif Pilkades dengan korban meninggal dunia dan luka-luka, Rabu (5/4/2023) siang (Dok. Madurapers, 2023).
Foto kejadian pembacokan motif Pilkades dengan korban meninggal dunia dan luka-luka, Rabu (5/4/2023) siang (Dok. Madurapers, 2023).

Secara terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, sejumlah orang untuk sementara diperiksa sebagai saksi terkait insiden pembacokan berdarah pada Rabu siang kemarin.

Saat ini, Polres (Kepolisian Resor) Bangkalan masih memburu otak di balik layar dari insiden pembacokan pada Rabu (5/4/2023) siang kemarin.

“Kami masih mengejar pelaku. Beberapa orang yang membawa senjata tajam juga kami amankan. Kami masih melakukan pendalaman, terkait rangkaian peristiwa di sekitar lokasi kejadian,” beber AKBP Wiwit.

AKBP Wiwit juga tak menampik, jika kasus berdarah pada Rabu siang kemarin terjadi karena konflik Pilkades yang tak lama lagi akan digelar tahun ini.

“Benar. Terkait masalah Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Banyak orang di sekitar TKP (tempat kejadian perkara, red.) yang sementara ini kami amankan sebagai saksi dan kami mintai keterangannya,” lanjut AKBP Wiwit.

Tinggalkan Balasan

error:

Eksplorasi konten lain dari Madurapers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca