Sementara itu, pada sektor lalu lintas, angka kecelakaan mengalami penurunan. Pada tahun 2024 tercatat 489 kasus kecelakaan lalu lintas, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi 386 kasus. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari peningkatan kesadaran masyarakat serta upaya preventif yang dilakukan kepolisian.
Namun demikian, jumlah pelanggaran lalu lintas justru mengalami peningkatan. Penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada tahun 2024 tercatat sebanyak 278 pelanggaran, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 318 pelanggaran.
Selain itu, tilang manual mengalami lonjakan signifikan, dari 3.722 pelanggaran pada tahun 2024 menjadi 7.616 pelanggaran pada tahun 2025. Pelanggaran yang ditindak melalui teguran juga meningkat dari 25.416 pelanggaran pada tahun 2024 menjadi 27.541 pelanggaran pada tahun 2025.
Konferensi pers akhir tahun ini turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Pamekasan, di antaranya Kasat Reskrim AKP Doni Setiawan, Kasat Lantas AKP Bagus Wibowo, serta Kasat Narkoba AKP Agus Sugianto.
Melalui evaluasi akhir tahun tersebut, Polres Pamekasan berharap kinerja kepolisian ke depan semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik kepada publik.
