Ia juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menyambut kepulangan Valen sekaligus menyaksikan konser tersebut.
Meski demikian, H. Her menekankan bahwa euforia harus tetap berjalan seiring dengan penghormatan terhadap norma, adat, dan budaya lokal.
“Antusiasme masyarakat tidak boleh dipotong, tetapi tetap harus menjaga norma dan kesopanan. Madura dikenal dengan budaya kesantriannya,” tegasnya.
Sementara itu, Media Relations BM Grup, Khairul Umam, memastikan bahwa konser tersebut sepenuhnya digelar oleh Bawang Mas Grup tanpa melibatkan pihak Event Organizer (EO).
Ia juga menegaskan bahwa konser ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
“Acara ini langsung digelar oleh Bawang Mas Grup tanpa EO. Tidak ada tiket masuk, konser ini gratis untuk masyarakat,” pungkasnya.
