Sumenep – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada akhir tahun.
“Kita tentu tidak berharap bencana melanda Sumenep, tetapi kewaspadaan sejak dini wajib dilakukan,” ujar Bupati kepada Media ini, Kamis (04/12/2025).
Menurutnya, upaya mitigasi bencana tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah daerah. Keterlibatan masyarakat menjadi sangat penting dalam mencegah dan meminimalkan dampak bencana.
Bupati menekankan bahwa tindakan sederhana di lingkungan sekitar dapat memberikan efek besar dalam pencegahan risiko bencana.
“Mulai dari membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, memangkas pohon berisiko tumbang, hingga memantau kondisi sekitar saat hujan deras, itu sangat penting dilakukan masyarakat,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan warga yang hendak bepergian selama libur akhir tahun untuk selalu memperhatikan informasi cuaca, kondisi jalan, dan tidak memaksakan perjalanan jika dinilai berbahaya.
