DPR Pertanyakan Kemendikbud Ristek Pengelolaan Perguruan TInggi

Madurapers
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf (kiri) saat membuka Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (8/3/2022)
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf (kiri) saat membuka Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (8/3/2022). Foto: Dep/nr (Sumber: Parlementaria, 2023).

Jakarta – Demi memanfaatkan potensi bonus demografi tahun 2045, Panja Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI ingin melakukan perbaikan pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia, Senin (13/3/2023).

Pasalnya, mengutip Parlementaria, berdasarkan informasi yang diterima, saat ini para pelajar Indonesia yang mampu mencapai perguruan tinggi hanya mencapai kurang dari 20 persen.

Demikian pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat membuka Rapat Dengar Pendapat dengan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristek, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktur Jenderal Riset, Teknologi, dan Pengabdian; Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (8/3/2023).

“Kami juga berbicara dengan BKKBN tentang bonus demografi. Jika dihubungan dengan angka fertilitas, ternyata masih menumpuk di Pulau Jawa, (sedangkan) di beberapa daerah masih sedikit.

Kami memperoleh catatan dari BKKBN, apakah menjadi bonus (demografi) ini membawa bonus atau malah tidak jadi bonus?” ungkap Dede.