Ekonomi Sampang 2024: Pertumbuhan Minim, Ketimpangan Tinggi

Madurapers
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), pada tahun 2024
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Jatim), pada tahun 2024 (Sumber Foto: Madurapers, 2025).

Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 14,49 persen dalam perekonomian daerah, tetapi tidak berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Aktivitas pertambangan cenderung menguntungkan pihak luar dibandingkan masyarakat setempat.

Konstruksi dan administrasi pemerintahan juga berperan penting dalam ekonomi daerah, dengan kontribusi masing-masing sebesar 12,13 persen dan 4,85 persen. Namun, pertumbuhan di sektor ini sering kali lebih menguntungkan pelaku usaha besar dibandingkan masyarakat kelas bawah.

Ketimpangan ekonomi terlihat jelas dari dominasi lima sektor utama yang menyumbang 80,21 persen dari total PDRB. Minimnya diversifikasi ekonomi menghambat penciptaan lapangan kerja baru dan menyebabkan ketergantungan tinggi pada sektor yang rentan terhadap guncangan eksternal.

Tanpa strategi pembangunan yang lebih inklusif, pertumbuhan ekonomi yang rendah akan terus terjadi. Perlu ada kebijakan yang mendorong industri berbasis lokal, memperkuat sektor pertanian, dan menciptakan peluang ekonomi yang merata bagi masyarakat.