Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Sampang Gelar Gerakan Pangan Murah

Admin
Potret kegiatan pasar murah yang digelar oleh Satgas Pangan Polres Sampang
Potret kegiatan pasar murah yang digelar oleh Satgas Pangan Polres Sampang, Jumat, (13/2/2026). (Foto: Humas Polres Sampang).

Sampang — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Sampang menggelar gerakan pangan murah di kawasan Monumen Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Jumat (13/2/2026) pagi.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) selama bulan Ramadan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Kasat Reskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Ali, didampingi Kanit III Tipidsus Ipda Muamar Amin, bersama personel Satgas Pangan Unit III Tipidsus Satreskrim Polres Sampang.

Selain menggelar operasi pasar murah, Satgas Pangan juga melakukan inspeksi harga dan stok bapokting di sejumlah titik distribusi.

Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok dinyatakan masih mencukupi kebutuhan masyarakat selama Ramadan. Namun, sejumlah komoditas mulai menunjukkan tren kenaikan harga.

Kenaikan tersebut diduga dipengaruhi faktor cuaca buruk dalam beberapa bulan terakhir yang berdampak pada distribusi dan produksi pangan.

Daftar Harga Bapokting Hasil Pemantauan:

  • Beras Premium: Rp14.900/kg
  • Beras Medium: Rp10.000/kg
  • Beras (umum): Rp12.000/kg
  • Bawang Merah Besar: Rp27.000/kg
  • Bawang Merah Sedang: Rp25.000/kg
  • Bawang Merah Kecil: Rp25.000/kg
  • Bawang Putih: Rp33.000/kg
  • Minyakita: Rp15.700/liter
  • Filma: Rp20.000/liter
  • Cabai Merah Keriting: Rp27.000/kg
  • Cabai Rawit Merah: Rp70.000/kg
  • Cabai Merah Besar: Rp35.000/kg
  • Telur Ras: Rp28.000/kg
  • Daging Sapi: Rp120.000/kg
  • Ayam Potong: Rp37.000/kg
  • Ayam Kampung: Rp78.000/kg
  • Ayam Petelur: Rp42.000/kg
  • Jagung Basah: Rp3.400/kg
  • Jagung Kering: Rp4.300/kg
  • Jagung Giling/Putikan: Rp4.800/kg
  • Jagung Konsumsi: Rp6.500/kg

Satgas Pangan Polres Sampang menyatakan akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait guna melakukan intervensi pasar apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan menjelang Ramadan.

Selain langkah preventif, aparat juga menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang melakukan praktik curang, termasuk penimbunan atau manipulasi distribusi bahan pokok demi meraup keuntungan pribadi.

“Kami tidak akan mentolerir praktik penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas perwakilan Satgas Pangan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengamanan pangan daerah untuk memastikan masyarakat Sampang dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi gejolak harga kebutuhan pokok.