Sumenep – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep apresiasi Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten sumenep bersama elemen pendidikan lainnya atas terselenggaranya Pelatihan Sekolah Responsif Gender.
Pelatihan Sekolah Responsif Gender bagi Fasilitator IGI Kabupaten Sumenep dilaksanakan pada Selasa (30/05/2023) kemarin. Kegiatan ini didukung Kemenag dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta dukungan dari Tim Inovasi Jatim.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan seputar gender equality (kesetaraan gender), disability (disabilitas) dan social inclusion (inklusi sosial dasar).
Hadir dalam kegiatan tersebut Distrik Officer Inovasi Jawa Timur Ahmad Fathoni, District Education Quality Improve Inovasi Jawa Timur yang juga Fasilitator Daerah (Fasda) Inovasi Kabupaten Sumenep Cahyadi Widi Wahyono, Ketua IGI Kabupaten Sumenep Budiyanto, dan para narasumber lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, melalui Analis Kebijakan Ahli Muda Akhmad Fairusi, menyampaikan bahwa melalui pelatihan sekolah gender diharapkan dapat merubah mindset atau pola pikir guru dalam mendidik anak-anak didiknya sebagai pribadi luar biasa.
“Diharapkan kegiatan tersebut tidak hanya sekedar pelatihan, namun hasilnya harus ada pergeseran poin dari sebelumnya menjadi lebih baik,” katanya menjelaskan, Selasa (30/05/2023) kemaren.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan beberapa persoalan yang terjadi akhir-akhir ini, menjadi tanggung jawab bersama utamanya para pendidik untuk menghentikan perilaku tidak baik.
“Belakangan ini sering terjadi tawuran antar pelajar, perilaku perundungan hingga pelecehan seksual yang miris sekali, karena korbannya siswa dan pelakunya guru,” paparnya.