Sumenep – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Sumenep bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait penemuan seorang bayi perempuan di dalam rumah warga di Jalan Trunojoyo Gang IX, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Rabu malam (11/2/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Informasi awal yang diterima dari warga langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polsek Sumenep Kota dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan area, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memastikan kondisi bayi.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi perempuan yang kemudian diinisialkan A tersebut ditemukan dalam kondisi mengalami luka pada lengan kanan serta luka robek di bagian leher. Melihat kondisi tersebut, petugas bersama warga segera membawa bayi ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat dan terukur untuk memastikan keselamatan korban sekaligus mengungkap peristiwa tersebut secara profesional.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju TKP, mengamankan situasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta membawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan tindakan medis. Saat ini perkara sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Sumenep untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKBP Anang.
Terkait perempuan berinisial P.W. (23) yang diduga sebagai ibu kandung bayi, Kapolres menyampaikan bahwa yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini P.W. masih menjalani perawatan medis di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, sehingga proses pemeriksaan belum dapat dilakukan secara optimal.
“Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Terduga ibu kandung masih dalam perawatan medis, sehingga status hukumnya belum ditetapkan. Penanganan perkara dilakukan secara humanis, profesional, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tambahnya.
Polres Sumenep memastikan akan terus memantau kondisi korban serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Selain itu, penyidik Satreskrim juga tengah mendalami seluruh fakta dan keterangan guna mengungkap secara menyeluruh latar belakang peristiwa tersebut.
