SPPG Tlagah 2 Resmi Diluncurkan di Sampang, Layani 1.547 Penerima Manfaat

Admin
Didampingi Mitra SPPG Tlagah 2, Kapolsek Banyuates, Iptu Siswanto, menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan penerima manfaat
Didampingi Mitra SPPG Tlagah 2, Kapolsek Banyuates, Iptu Siswanto, menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan penerima manfaat, Jumat (30/1/2026), (Foto: Anaf/Madurapers, 2026).

Sampang – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlagah 2 di bawah naungan Yayasan Saujana Toroan Maduri resmi diluncurkan pada Jumat (30/1/2026).

Fasilitas pelayanan gizi tersebut berlokasi di Dusun Sombernangah, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dan diproyeksikan menjadi penopang pemenuhan gizi bagi ribuan penerima manfaat.

Peluncuran SPPG Tlagah 2 dihadiri sejumlah unsur Forkopimka dan tokoh masyarakat, di antaranya Kapolsek Banyuates Iptu Siswanto, perwakilan Koramil Banyuates, perwakilan Kecamatan Banyuates, para kiai dari yayasan pendidikan penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta puluhan relawan dan tamu undangan.

Mitra SPPG Tlagah 2, Sanidin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra, khususnya pihak sekolah dan yayasan pendidikan yang telah bergabung sebagai penerima manfaat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah dan para kiai yang telah mempercayakan program pemenuhan gizi kepada dapur SPPG Tlagah 2,” ujar Sanidin.

Ia juga menegaskan komitmen pengelola untuk menjaga kualitas layanan. Sanidin meminta agar setiap keluhan atau temuan di lapangan disampaikan secara langsung kepada pengelola, bukan melalui media sosial.

“Jika ada menu yang dirasa kurang atau perlu evaluasi, silakan disampaikan langsung. Tidak perlu diekspos di media sosial. Kami ingin menjaga kondusivitas sekaligus memastikan perbaikan dilakukan secara cepat dan tepat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Tlagah 2, Muh. Noer Kholis, menyampaikan bahwa dapur pelayanan gizi tersebut dijadwalkan mulai beroperasi secara penuh pada 2 Februari 2026.

“Saat ini jumlah penerima manfaat yang telah terdata sebanyak 1.547 orang, meliputi siswa dan guru. Untuk penerima manfaat kategori B3 masih menunggu kuota,” jelas Kholis.

Ia berharap keberadaan SPPG Tlagah 2 tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar melalui pelibatan relawan lokal.

“Semoga SPPG Tlagah 2 bisa memberikan manfaat luas, baik bagi penerima program maupun warga sekitar yang terlibat sebagai relawan untuk mencari nafkah,” pungkasnya.