Sumenep Peringkat Kedua Kasus TBC di Jatim, Dinkes Catat 2.378 Pasien

Admin
Ilustrasi TBC
Ilustrasi TBC, (Sumber Foto: Istimewa).

Sumenep — Angka penderita tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025. Hingga awal Desember, jumlah kasus yang berhasil terdeteksi mencapai 2.378 pasien.

Data tersebut dirilis Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep berdasarkan hasil pemantauan sejak Januari hingga Desember 2025. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa TBC masih menjadi persoalan kesehatan serius di wilayah ujung timur Pulau Madura tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, menyebut lonjakan kasus TBC bukanlah fenomena baru. Menurutnya, tren kenaikan sudah terlihat dalam beberapa tahun terakhir.

“Pada 2023 tercatat sebanyak 2.556 kasus, kemudian meningkat menjadi 2.589 kasus pada 2024. Sementara pada 2025, hingga akhir Oktober sudah ditemukan 2.294 kasus dan bertambah menjadi 2.378 kasus hingga awal Desember,” ujar Syamsuri, Rabu (17/12/2025).

Dengan jumlah tersebut, Sumenep menempati posisi kedua daerah dengan kasus TBC terbanyak di Jawa Timur, sebuah fakta yang menuntut perhatian serius dari berbagai pihak.

Berdasarkan klasifikasi jenis penyakit, mayoritas kasus yang ditemukan pada 2025 merupakan TBC sensitif obat (TB SO). Pada kelompok anak-anak, tercatat 112 kasus, terdiri dari 49 anak laki-laki dan 63 anak perempuan.