Ia juga menekankan pentingnya penerapan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta pembangunan infrastruktur yang merata antara pulau dan daratan. Sejak 2021 hingga 2024, total panjang infrastruktur jalan yang dibangun mencapai 133,32 kilometer.
Dalam hal pengurangan kemiskinan, Fauzi melaporkan penurunan dari 18,76 persen pada 2022 menjadi 17,78 persen pada 2024. Meskipun angka kemiskinan mengalami fluktuasi antara 2016 dan 2021, dengan puncaknya mencapai 20,51 persen pada 2021 akibat pandemi COVID-19, tren penurunan terlihat jelas dalam beberapa tahun terakhir.
Di bidang kesehatan, program Universal Health Coverage (UHC) dan Puskesmas Keliling di 27 kecamatan menjadi fokus utama untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.
Dengan berbagai program dan pencapaian yang dipaparkan, Fauzi-Imam berharap dapat menghadirkan perubahan positif bagi Sumenep di masa depan.
