Sementara itu, Kepala Dinsos P3A, Achmad Zulkarnain menjelaskan kepada massa aksi bahwa pada tahun 2023 pihaknya sedang menganggarkan program labelisasi untuk penerima PKH.
“Dinsos P3A Sumenep masih sedang dalam proses penggarapan, bukan meninggalkan program yang disampaikan oleh masa aksi ini,” paparnya.
Lebih lanjut, Zulkarnain juga memaparkan bahwa selama ini dirinya tidak diam saat kabupaten yang terletak di ujung Timur Pulau Madura ini dilanda masalah, khususnya masalah kemiskinan di Sumenep.
“Kami tidak hanya diam saja soal kemiskinan di Sumenep. Bahkan, kami ada rencana memberikan bantuan berupa kursi roda kepada penyandang disabilitas,” tandasnya.