Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 149 PPL di bawah naungan lembaganya. Mereka semua bertugas di 330 desa yang tersebar di wilayah daratan dan kepulauan Kota Sumenep.
“Saat ini, ada tenaga penyuluh yang menangani dua hingga lima desa. Ini karena jumlah Kelompok Tani (Poktan) di sini cukup banyak, kurang lebih lima ribu kelompok,” katanya menguraikan.
Meskipun SDM PPL terbatas, pria yang akrab disapa Chainur itu, pelaksanaan tugas dan tanggung jawab mereka di lapangan tetap berjalan dengan baik. Dia berharap ada penambahan PPL.
“Kalau tidak ada penambahan, tugas penyuluh akan lebih berat karena pasti ada yang pensiun,” tandanya.
