“Kami ingin memastikan aplikasi ini aman dan mudah digunakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi dan pemantauan akan dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,” tambahnya.
Sebagai platform digital, ia menambahkan SilangTani berfungsi sebagai marketplace pelelangan hasil pertanian. Dengan sistem ini, petani dapat menawarkan produknya langsung ke pembeli tanpa melalui perantara yang seringkali menekan harga jual.
“Selain membuka akses pasar yang lebih luas, inovasi ini juga diharapkan mampu mendukung hilirisasi komoditas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mempercepat digitalisasi sektor pertanian di Sumenep,” pungkasnya.
