Sumenep – Sukmah, salah seorang petani di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, mengaku bertani jagung dapat menghindari krisis ekonomi. Bahkan, memiliki kebiasaan menjadikan jagung sebagai cadangan pangan utama untuk keluarga.
“Ini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Untuk menghindari krisis ekonomi, mereka biasa menyimpan hasil jagung di dapur. Ada yang disimpan bersama kulitnya, ada juga yang mengeringkan jagung lalu digantung di atap dapur,” ungkapnya, Selasa (26/09/2023) kemaren.
Lebih lanjut, diirinya juga menambahkan bahwa dari bertani jagung, keluarga juga bisa mencicipi berbagai menu makan dengan rasa yang bervarian.
“Dengan jagung, ibu-ibu rumah bisa membuat menu makan yang enak-enak. Dari nasi jagung, jagung bakar, sup jagung, dan sebagainya. Yang paling favorit untuk kami, orang Madura, ya nasi jagung,” katanya merinci.
