Ekspor Jatim Tumbuh Positif, Sektor Pertanian Jadi Sorotan Baru

Madurapers
Ilustrasi nilai ekspor Jatim periode Januari-April 2025. Menurut data BPS Jatim mencapai US$8,31 miliar atau naik 2,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024
Ilustrasi nilai ekspor Jatim periode Januari-April 2025. Menurut data BPS Jatim mencapai US$8,31 miliar atau naik 2,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (Sumber Foto: Madurapers, 2025).

Sektor industri pengolahan tetap menjadi tulang punggung ekspor nonmigas Jatim. Nilainya mencapai US$7,65 miliar atau tumbuh 2,11 persen secara tahunan.

Namun, lonjakan tertinggi justru datang dari sektor pertanian. Ekspor pertanian meningkat tajam hingga 46,57 persen, menandakan potensi besar sektor ini ke depan.

Sebaliknya, sektor pertambangan mencatat kinerja terburuk. Nilai ekspornya turun hingga 40,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Tren positif ekspor menunjukkan pemulihan yang stabil pascapandemi Covid-19 dan ketidakpastian ekonomi global. Jawa Timur berhasil menjaga momentum dengan diversifikasi komoditas.

Dominasi industri pengolahan masih kuat, namun kontribusi sektor pertanian mulai bersinar. Pemerintah daerah perlu memperkuat dukungan terhadap sektor ini agar terus tumbuh.

Ke depan, tantangan terletak pada menjaga stabilitas ekspor komoditas utama. Strategi hilirisasi dan inovasi produk menjadi kunci menjaga daya saing ekspor Jatim.