Gubernur Kepri dan Kepala BNPB RI Sampai di Ranai, Natuna

Madurapers
Rapat Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan & Serasan Timur bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad
Rapat Tim Gabungan Tanggap Bencana Serasan & Serasan Timur bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad (Sumber: Kominfo Kepri, 2023).

Namun karena kondisi cuaca dan jarak tempuh yang jauh akhirnya dalam rapat diputuskan ditunda untuk menuju Serasan, yakni menjadi subuh (dini hari).

Jarak pulau Serasan dari ibukota Kabupaten Natuna di Ranai berkisar 330 mil dengan waktu tempuh 12 (dua belas) jam.

Sebelumnya Gubernur Ansar juga telah memerintahkan KMP Bahtera Nusantara 1 untuk membawa personel dan peralatan evakuasi ke pulau Serasan. KMP Bahtera Nusantara 1 dengan kapasitas 295 orang dan 36 unit kendaraan mengangkut beberapa personil Kemensos, TNI, Polri, KSOP, BPTD, dan Pemda.

“Kita harus cepat untuk membawa personil dan peralatan ke pulau Serasan karena kondisinya darurat, semua armada yang memungkinkan untuk turun akan kita kirim ke sana,” kata Gubernur Ansar.

Sebelumnya, longsor terjadi di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan Timur, Senin (6/3/2023) pukul 11.15 WIB. Longsor disebut menyapu 27 rumah warga di Desa Pangkalan.

Dalam Rilis Tim Gabungan Tanggap Bencana memaparkan bahwa:

Serasan dan Serasan Timur pada (07/03/2023) pukul 07:00 WIB mencatat data korban meninggal teridentifikasi sebanyak 6 (enam) orang, data meninggal belum terindentifikasi sebanyak 4 (empat) orang.

Sementara yang dinyatakan hilang sejumlah 47 (empat puluh tujuh) orang. Adapun korban luka berat ada 4 orang, dan korban kritis sejumlah 4 orang (3 orang dikirim ke Pontianak, via Bukit Raya dan 1 orang dikirim ke Ranai, via Indra Perkasa).

Saat ini jumlah orang yang mengungsi di pengungsian PLBN sebanyak 219 orang, pengungsian Puskesmas: 215 orang, pengungsian Pelimpak dan Mesjid Alfurqon sebanyak 500 orang, dan pengungsian SMA 1 Serasan ada 282 orang. Total Pengungsi berjumlah 1.216 orang.

Gubernur Ansar juga sudah bergerak cepat dengan mengirimkan bantuan logistik sebanyak 200 paket. Setiap paketnya berisikan mie instan 2 dus, sarden 5 kaleng, minyak goreng 5 kilogram, gula 2 kilogram, teh 2 kotak, Susu bubuk 2 kotak, peralatan mandi 1 paket, peralatan makan 1 paket, dan peralatan masak 1 paket.

Dalam rombongan yang berangkat dari Jakarta, Basarnas juga mengirimkan enam personel unit K9 yang akan membantu mencari warga yang masih tertimbun longsor. (*)