Homeros menghadirkan karakter Odysseus sebagai seorang pahlawan yang cerdik dan penuh strategi, yang harus bertarung melawan para dewa dan monster demi mencapai tujuan akhirnya: kembali ke rumah dan keluarganya.
Puisi-puisi Homeros ditulis dalam bahasa Yunani yang dikenal sebagai Yunani Epik, yang merupakan gabungan dari berbagai ciri dialek Ionik dan Aeolik dari zaman yang berbeda. Bahasa ini menunjukkan pengaruh dominan dari dialek Ionic Timur. Gaya bahasa yang unik ini memberikan kekayaan dan kompleksitas tersendiri pada karya-karyanya.
Banyak peneliti meyakini bahwa karya-karyanya awalnya disampaikan secara lisan sebelum ditulis. Warisan sastranya tidak hanya terbatas pada sastra Yunani kuno, tetapi juga memengaruhi sastra dunia secara luas. Karya-karyanya telah menjadi sumber inspirasi bagi banyak penulis dan seniman selama berabad-abad.
Karya-karyanya bukan hanya sekadar cerita epik; mereka juga mengandung pengajaran moral yang mendalam tentang kehormatan, kesetiaan, dan perjalanan manusia dalam mencari identitas dan tujuan hidup mereka. Nilai-nilai yang disampaikan oleh Homeros masih relevan hingga hari ini dan terus memengaruhi pemikiran dan karya-karya seni kontemporer.
