“Kalau yang keterima PPS ini sudah bermasalah gimana pemilu mau berjalan jurdil? Apa jangan-jangan penentuan anggota PPS ini sudah by request?,” tanya Imron heran.
Imron juga menambahkan, tak hanya 2 orang tersebut yang menjadi sorotan. Menurutnya, terdapat PPS yang terpilih kembali namun sebelumnya juga bermasalah.
“Mungkin KPU tidak mengevaluasi PPS yang pada pileg kemarin yang banyak masalah, mulai dari pemotongan honor KPPS, menilep anggara TPS dan lainnya. Tapi malah terpilih kembali seperti sudah di setting sedemikian rupa,” imbuhnya.
Hingga berita ini ditayangkan, ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang Ady Firmansyah, saat dikonfirmasi oleh media ini enggan memberikan jawaban bahkan pihaknya tidak bisa berkata apa-apa.
