Iran Putuskan Kerja Sama dengan IAEA, Presiden Pezeshkian Teken UU-nya

Madurapers
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Ia secara resmi telah menandatangani RUU yang disahkan oleh Parlemen yang mewajibkan pemerintah untuk menangguhkan kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. Ia secara resmi telah menandatangani RUU yang disahkan oleh Parlemen yang mewajibkan pemerintah untuk menangguhkan kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). (Foto: IRNA, 2025)

Dewan Konstitusi turut meninjau rancangan tersebut dan menyatakan tidak menemukan pelanggaran terhadap hukum Islam maupun Konstitusi Iran. Hadi Tahan Nazif, anggota Dewan, menegaskan RUU tersebut telah melalui pemeriksaan menyeluruh.

Penghentian kerja sama dengan IAEA berpotensi memperdalam kebuntuan diplomatik antara Iran dan negara-negara barat. Komunitas internasional khawatir keputusan ini dapat mengaburkan transparansi aktivitas nuklir Iran.

Pemerintah Iran menilai bahwa tekanan eksternal atas program nuklirnya tidak lagi dapat diterima. Pezeshkian memilih jalur hukum untuk memperkuat posisi politik nasional menghadapi tekanan global.

Langkah Iran kali ini menandai perubahan signifikan dalam hubungan dengan lembaga pengawas internasional. Sementara itu, IAEA belum mengeluarkan tanggapan resmi atas keputusan terbaru dari Teheran ini.