Ia juga menambahkan bahwa seluruh elemen masyarakat perlu mengedepankan akhlak mulia dalam menjaga kerukunan, terutama saat menghadapi perbedaan pandangan politik.
Dengan cara ini, diharapkan Pilkada Sumenep dapat berjalan damai, tanpa kampanye negatif yang bisa merusak hubungan antar warga.
“Jika kita semua meneladani akhlak Rasulullah, suasana Pilkada akan lebih damai, tanpa konflik atau kampanye yang saling menjatuhkan,” pungkasnya.
Sebatas informasi tambahan, acara Maulid ini juga dihadiri oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep nomor urut 2, Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim.
Sementara itu, pasangan calon nomor urut 1, KH. Ali Fikri dan KH. Unais Ali Hisyam, yang telah diundang, tidak dapat menghadiri acara tersebut.
