Daerah  

Kemiskinan dan Kesejahteraan Masyarakat Madura

Rumah Keluarga Miskin
Rumah Keluarga Miskin di Madura.

Angka penurunan jumlah penduduk miskin tahun 2019 di Kabupaten Sumenep mencapai -6.62 ribu dan Kabupaten Sampang sebesar 2.61 ribu. Angka peningkatan jumlah penduduk miskin tahun 2020 di Kabupaten Sampang sebesar 22.53 ribu dan Kabupaten Pamekasan sebesar 6,98 ribu.

Perkembangan persentase penduduk miskin di Madura tahun 2019 menurun -2,39 ribu dan tahun 2020 meningkat menjadi 5,08 ribu. Pada tahun 2019 penurunan persentase penduduk miskin tertinggi adalah Kabupaten Bangkalan dan terendah adalah Kabupaten Sampang.

Peningkatan persentase penduduk miskin tahun 2020 adalah Kabupaten Sampang dan terendah adalah Kabupaten Pamekasan. Persentase penurunannya tahun 2019 di Kabupaten Bangkalan mencapai -0.69% dan Kabupaten Sampang sebesar -0.50%. Persentase peningkatannya tahun 2020 di Kabupaten Sampang sebesar 1.66% dan Kabupaten Sumenep sebesar 0,70%.

Mencermati data kemiskinan tersebut, uniknya menurut analisis Tim Redaksi Madurapers angka kesejahteraan masyarakat meningkat. Petunjuk penjelasannya dapat dilihat pada data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) BPS Provinsi Jawa Timur 2021. Menurut data tersebut, IPM Madura tahun 2019 sebesar 64,47 dan tahun 2020 meningkat beberapa point menjadi 64,88.

Dalam kurun waktu tersebut, IPM kabupaten tertinggi adalah Kabupaten Sumenep dan terendah adalah Kabupaten Sampang. Pada tahun 2019 IPM Kabupaten Sumenep mencapai 66,22 dan Kabupaten Sampang sebesar 61,94. Pada tahun 2020 IPM Kabupaten Sumenep meningkat menjadi 66,43 dan IPM Kabupaten Sampang meningkat menjadi 62,70.

Rata-rata peningkatan IPM di Madura 2019 sebesar 1,33% dan tahun 2020 menurun menjadi 0,64%. Pada tahun 2019 peningkatan IPM kabupaten tertinggi adalah Kabupaten Sampang dan terendah adalah Kabupaten Pamekasan. Pada tahun 2020 peningkatan IPM kabupaten tertinggi adalah Kabupaten Sampang dan terendah adalah Kabupaten Sumenep.

Respon (2)

  1. Alhamdulillah. Sajian data empirik ini mestinya wajib diketahui dan dijadikan rujukan oleh Eksekutif dan Legislatif di 4 kabupaten Madura dlm proses perencanaan kebijakan. Harapannya leading sector policy soal pengentasan kemiskinan ini bs saling bersinergi dg berbagai stake holder yg ada.

Tinggalkan Balasan

error:

Eksplorasi konten lain dari Madurapers

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca