Kemiskinan di Sampang: Ketimpangan yang tak Kunjung Tuntas

Madurapers
Ilustrasi Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan di Kabupaten Sampang
Ilustrasi Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan di Kabupaten Sampang (Dok. Madurapers, 2025).

Tahun 2021 terjadi lonjakan ke angka 0,8 yang menunjukkan ketimpangan antarpenduduk miskin semakin melebar. Namun pada 2022, indeks kembali turun ke angka semula.

Sayangnya, dua tahun terakhir justru menunjukkan peningkatan ke 0,57. Ini mencerminkan bahwa distribusi kesejahteraan di antara penduduk miskin masih timpang.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ketimpangan bukan hanya soal siapa yang miskin, tetapi seberapa parah kemiskinan itu membelah antar sesama miskin. Angka-angka ini mengingatkan bahwa ketimpangan struktural tetap menjadi pekerjaan rumah besar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang perlu memperkuat kebijakan berbasis data untuk mengatasi akar ketimpangan. Intervensi tidak cukup menyentuh angka kemiskinan tanpa memahami pola keparahan dan kedalamannya.

Keberhasilan program sosial semestinya tak hanya menurunkan jumlah orang miskin, tapi juga menyempitkan jurang di antara mereka. Ketimpangan yang terus terjadi bisa menunda capaian pembangunan manusia di Sampang.