Berdasarkan pantauan tim Madurapers di lapangan pada Selasa (15/7/2025), pengerjaan jalan makadam tampak asal jadi. Bagian dasar jalan tidak menggunakan tataan batu sesuai standar teknis, melainkan diisi tanah bercampur batu apung.
Selain berpotensi merusak kualitas jalan, kondisi itu juga mengindikasikan adanya penyimpangan terhadap Rencana Anggaran Belanja (RAB).
Tak hanya itu, proyek yang diduga dibiayai Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 ini juga tak dilengkapi papan informasi publik sebagaimana amanat regulasi transparansi anggaran.
Sejumlah elemen masyarakat menilai proyek ini sarat kepentingan pribadi dan berpotensi menjadi lahan praktik korupsi.
Selain kualitas fisik proyek yang diragukan, ketidakhadiran Pj Kades Ayyub memperkuat dugaan bahwa kendali proyek berada di tangan aktor di balik layar.
Hingga berita ini diterbitkan, Pj Kades Ayyub belum memberikan tanggapan meskipun telah dikonfirmasi berkali-kali oleh Madurapers melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp.
