Perlu Ada Kejelasan Besaran Dana Sebenarnya yang Beredar dari Dugaan Transaksi Rp349 Triliun

Madurapers
Anggota Komisi III DPR-RI Rudy Mas’ud dalam Rapat Kerja dengan Kepala PPATK dan RDPU dengan Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU, terkait Transaksi mencurigakan di K/L pada Selasa (11/4/2023) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. Foto: Runi/Man (Sumber: DPR-RI, 2023).
Anggota Komisi III DPR-RI Rudy Mas’ud dalam Rapat Kerja dengan Kepala PPATK dan RDPU dengan Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU, terkait Transaksi mencurigakan di K/L pada Selasa (11/4/2023) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. Foto: Runi/Man (Sumber: DPR-RI, 2023).

Meski begitu, Politisi Partai Golkar itu meyakini bahwa masih banyak aparat penegak hukum dan pegawai Kemenkeu yang memiliki rekam jejak yang baik.

“Karena kenapa ibu? Image-nya luar biasa, Rp349 triliun ini membuat masyarakat (berpikir) seolah-oleh Kemenkeu ini sebagai sarang terjadinya money laundry. Saya yakin APH-APH kita, banyak sekali juga orang-orang di Kemenkeu kita yang masih baik,” ungkapnya.

Sebelumnya PPATK memunculkan angka Rp349 triliun sebagai dugaan transaksi janggal di lingkungan Kemenkeu dalam rentang 2009-2023.

Angka tersebut didapatkan dari jumlah mutasi rekening yang diperiksa PPATK dalam 15 tahun terakhir.

Angka yang fantastis itu lantas mendapat sorotan dari berbagai pihak dan menjadi perbincangan panas di masyarakat.